h1

Linux Rilis Ubuntu 8.04 Alpha 5

Februari 25, 2008

BUCHAREST – Linux memperkenalkan seri kelima dari Ubuntu, Ubuntu 8.04 Alpha 5. Di seri terbaru ini, Ubuntu menawarkan beberapa aplikasi baru, seperti Transmission, Brasero, dan Linux kernel 2.6.24.2.

 95poilqpjn.jpg

Baca entri selengkapnya »

h1

Setting Firewall Mikrotik

Februari 25, 2008
Untuk mengamankan router mikrotik dari traffic virus dan excess ping dapat digunakan skrip firewall berikut

Pertama buat address-list “ournetwork” yang berisi alamat IP radio, IP LAN dan IP WAN atau IP lainnya yang dapat dipercaya Dalam contoh berikut alamat IP radio adalah = 10.0.0.0/16, IP LAN = 192.168.2.0/24 dan IP WAN = 203.89.24.0/21 dan IP lainnya yang dapat dipercaya = 202.67.33.7Untuk membuat address-list dapat menggunakan contoh skrip seperti berikut ini tinggal disesuaikan dengan konfigurasi jaringan Anda.

Buat skrtip berikut menggunakan notepad kemudian copy-paste ke console mikrotik

/ ip firewall address-list
add list=ournetwork address=203.89.24.0/21 comment=”Datautama Network”
disabled=no
add list=ournetwork address=10.0.0.0/16 comment=”IP Radio” disabled=no
add list=ournetwork address=192.168.2.0/24 comment=”LAN Network” disabled=no

Selanjutnya copy-paste skrip berikut pada console mikrotik

Baca entri selengkapnya »

h1

Apa Itu Router

Februari 25, 2008

source = http://dedenthea.wordpress.com/2007/02/07/apa-itu-router/

 

Mengapa perlu router

Sebelum kita pelajari lebih jauh mengenai bagaimana mengkonfigurasi router cisco, kita perlu memahami lebih baik lagi mengenai beberapa aturan dasar routing. Juga tentunya kita harus memahami sistem penomoran IP,subnetting,netmasking dan saudara-saudaranya.

Contoh kasus:

Host X à 128.1.1.1 (ip Kelas B network id 128.1.x.x)

Host Y à 128.1.1.7 (IP kelas B network id 128.1.x.x)

Host Z à 128.2.2.1 (IP kelas B network id 128.2.x.x)

Pada kasus di atas, host X dan host Y dapat berkomunikasi langsung tetapi baik host X maupun Y tidak dapat berkomunikasi dengan host Z, karena mereka memiliki network Id yang berbeda. Bagaimana supaya Z dapat berkomunikasi dengan X dan Y ? gunakan router !

Contoh kasus menggunakan subnetting

Host P à 128.1.208.1 subnet mask 255.255.240.0

Host Q à 128.1.208.2 subnet mask 255.255.240.0

Host R à 128.1.80.3 subnet mask 255.255.240.0

Baca entri selengkapnya »